Showing posts with label Myeong Se-bin. Show all posts
Showing posts with label Myeong Se-bin. Show all posts

Tuesday, July 27, 2010

Oh Man-seok & Jo An resmi berkencan



Aktor Korea Oh Man-seok telah mengkonfirmasi laporan bahwa ia tengah kencan dengan aktris Jo Ahn, rekan-bintangnya dari drama harian hit "Jolly  Widows" (KBS, 2009).  

"Oh Man-seok dan Jo Ahn baru-baru ini mulai resmi berkencan", sebuah sumber di kantor Fresh Oh Hiburan Harian Ekonomi Asia mengatakan melalui telepon pada hari Sabtu, sehari setelah keduanya terlihat kembali dari perjalanan sehari mereka ke Jepang. Oh dan Jo berangkat hari Jumat pagi ke Jepang dan pulang larut malam. 

Berita tentang keterlibatan romantis pertama mereka muncul pada awal Mei ketika diketahui keduanya telah mengunjungi sebuah taman hiburan dengan  putri
Oh yang baru berusia 5 tahun pada Hari Anak-anak (5 Mei 2010). 

Pada saat itu, agensi mereka telah menyangkal bahwa mereka ada hubungan spesial dengan mengatakan bahwa mereka hanya berteman dekat. Namun, agensi Oh kini telah mengkonfirmasi bahwa Oh dan Jo adalah sepasang kekasih, meskipun mereka tidak menekankan mereka mulai pacaran pada bulan Mei dan pihak agensi hanya mengatakan bahwa baru-baru ini mereka mulai resmi berkencan. 

Oh (35 tahun), telah muncul dalam berbagai drama, musikal, film termasuk "The Man of Vineyard" (KBS2, 2006) dan "King and I" (SBS, 2007). Dia sekarang ini muncul dalam drama perang "Road No.1" bersama bintang Hallyu So Ji-seob dan Kim Ha-neul. 

Jo (27 tahun), telah membintangi beberapa film dan drama terkenal termasuk "Seoul 1945" (KBS1, 2006), "Chosun Police" (MBC, 2005) dan "Toji, the Land" (SBS, 2004). Dia saat ini membintangi drama harian "Three Sisters" (SBS, 2010) dengan aktris Myeong Se-bin dan Yang Mi-ra.  








Cre  :  Hancinema.net 

Thursday, May 6, 2010

Myeong Se-bin menangis saat bercerita tentang perceraian & ibunya



Myeong Se-bin menitikkan air mata ketika berbicara tentang perceraiannya. Myeong Se-bin ada di program TV pagi di mana ia berbicara tentang perceraian dan cintanya pada ibunya. Dia mengungkapkan penderitaan yang dia alami melalui wawancara ini. 

Dia mengatakan bahwa alasan perpisahan ini adalah karena adanya perbedaan kepribadian  dan  nilai mereka. Dia mengatakan bahwa perceraian ini bukan hanya tentang dirinya sendiri, dia tidak akan bicara terlalu banyak tentang hal ini. Aktris itu mengatakan tentang 5 bulan perkawinan yang menurutnya tidak begitu singkat.

Myeong telah menikah pada tahun 2007 tepatnya pada bulan Agustus dengan seorang pengacara dan bercerai pada Januari 2008. Setelah bercerai, dia tidak muncul di layar untuk sementara waktu dan telah banyak berpikir untuk memulihkan hatinya. Dia mengatakan bahwa orang tua, saudara, dan teman-teman banyak memberikan dukungan untuk dirinya.

Sang aktris bisa belajar tentang rasa sakit melalui pengalaman ini. Air matanya secara refleks keluar saat dia mulai berbicara tentang ibunya. Dia mengatakan bahwa ibunya adalah yang terbaik.

Untuk penggemar, dia meminta maaf atas berita buruk dirinya dan meyakinkan bahwa dia akan melakukan yang terbaik dan menjadi panutan. Saat ini, Myeong terlibat dalam drama "Three Sisters". 







Cre  :  Hancinema.net

Monday, December 21, 2009

Kdrama Prince Hours (Goongs)

Sutradara : Hwang In-roi
Penulis : In Eun-ah
produksi : MBC
Tgl rilis : 2007
Durasi : 20 episode
Pemain : Se7en, Park Shin-hye, Ha Jae-young, Myeong Se-bin, Kang Doo, Heo Yi-jae


Tumbuh bersama seorang pria Jo Sang-ki dan hidup bahagia sebagai pengantar mie, Kang Hoo dan rekan-rekannya menghabiskan hari bersaing dengan kelompok pimpinan Bool-bam untuk memperebutkan teritori pelanggan.
Siapa sangka di suatu hari yang cerah, ia diserang oleh segerombolan orang dan nyaris saja diculik kalau saja Sang-ki tidak muncul. Dari sang paman, Kang Hoo akhirnya baru sadar kalau nama sebenarnya adalah Lee Hoo.
Rupanya, sang ibu adalah istri dari mendiang Raja terdahulu yang harus meninggalkan istana akibat terlibat skandal. Belum juga rasa terkejutnya surut, muncul utusan kerajaan yang meminta Lee Hoo menghadap Ratu untuk dijadikan sebagai calon pewaris tahta.
Kemunculan sang pangeran yang telah lama hilang keruan saja memancing reaksi keras dari kerabat kerajaan, terutama pangeran Hyo-jang yang bernafsu menjadikan putranya Lee Joon sebagai pengganti Ratu. Apalagi, sikap Lee Hoo sendiri jauh dari tingkah laku seorang bangsawan.
Serba kikuk didalam lingkungan baru, Lee Hoo terhibur oleh keberadaan salah seorang dayang Yang Soon-ae yang ternyata adalah bekas teman kecilnya. Sempat tidak percaya kalau pemuda itu adalah seorang pangeran, berbagai kejadian membuat Soon-ae serba-salah karena hubugannya di masa lalu dengan Lee Hoo.
Belakangan, keduanya terlibat dalam cinta segi empat. Lee Joon yang telah ditunangkan dengan putri perdana menteri bernama Shin Sae-ryeong jatuh cinta pada Soon-ae, dan Sae-ryeong yang merasa dicampakkan membalas dengan mendekati Lee Hoo. Sikap tulus sang pangeran pelan-pelan membuat gadis yang semula ambisius itu malah jadi benar-benar jatuh cinta.
Situasi semakin panas saat Lee Hoo dan Lee Joon dipertandingkan ke sejumlah kriteria yang disebut Ratu sebagai sifat dasar yang perlu diwarisi putra mahkota. Tentu saja, Hyo-jang tidak tinggal diam dan bersama orang kepercayaannya Shi-yeon berusaha memuluskan langkah putranya.
Puncaknya terjadi ketika Jo Sang-ki berhasil mendapatkan bukti-bukti keterlibatan Hyo-jang atas terusirnya mendiang ibu Lee Hoo dari istana. Berhasil ditipu ibunda Lee Joon, Sang-ki menyerahkan bukti yang didapat pada sang pangeran yang dikira adalah putranya.
Untungnya, Lee Joon berwatak ksatria. Ia malah menyerahkan bukti-bukti itu ke Lee Hoo dan menolak untuk mewarisi tahta meski telah dinobatkan sebagai pemenang dengan alasan dirinya telah berbuat curang. Sudah tentu hal itu memukul Hyo-jang, namun pria tamak itu akhirnya mendapatkan ketenangan setelah terkuak bahwa Lee Joon ternyata memang darah dagingnya.
Dengan dinobatkannya Lee Hoo sebagai putra mahkota, langkahnya untuk mempersunting Soon-ae yang berprofesi sebagai dayang semakin berat. Meski telah diingatkan untuk terus mempercayai sang kekasih, gadis itu akhirnya memutuskan untuk pergi ke luar negeri dan meninggalkan Lee Hoo dalam keadaan patah hati.
Akhir cerita sendiri berlangsung bahagia. Setelah tiga tahun, masing-masing tokoh kembali saling bertemu. Sae-ryeong menjadi seorang guru, Lee Joon menekuni profesi sebagai musisi, sementara Lee Hoo (yang telah menjadi putra mahkota) akhirnya bisa kembali bertemu dan meneruskan hubungannya dengan Soon-ae diiringi dengan restu para keluarga kerajaan.
Boleh jadi, inilah salah satu serial yang paling mengundang kontroversi di tahun 2007. Bagaimana tidak, Prince Hours sempat dianggap sebagai lanjutan dari Goong alias Princess Hours yang mampu melambungkan keempat pemeran utamanya Joo Ji-hoon, Yoon Eun-hye, Kim Jeong-hoon dan Song Ji-hyo.
Percekcokan antara sutradara Hwang In-roi sebagai wakil rumah produksi Group Eight dengan Eight Peaks (yang mengaku memegang hak cerita Princess Hours) membuat serial satu ini mulai merosot rating-nya. Apalagi, banyak yang menganggap bahwa selain cerita yang mirip, keempat pemeran barunya belum mampu menunjukkan akting yang kuat.
Yang menarik, di luar Korea sendiri dukungan terhadap serial yang punya nama lain Goong S ini malah cukup tinggi (termasuk di Indonesia). Tidak bisa dipungkiri, semua berkat Se7en alias Choi Dong-wook yang didapuk sebagai pemeran utama Lee Hoo.
Bila ditilik lebih lanjut, Prince Hours sendiri sebetulnya patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, cerita yang dihadirkan relatif lebih cepat dari 'pendahulu'nya. Selain itu, akting ketiga bintang lainnya Hyeo Yi-jae, Kang Doo, dan terutama Park Shin-hye (yang telah dipercaya sebagai peran utama di Trees of Heaven) tidak mengecewakan.
Terlepas dari kontroversi yang hadir, Prince Hours juga menghadirkan sejumlah lagu tema yang memikat. Selain Miracle yang disuarakan oleh Howl (pelantun Perhaps Love alias Sarangeengayo di Princess Hours), Se7en juga ikut menyumbangkan suaranya yang khas di tembang Promise. Pokoknya, tidak lengkap deh kalau belum menyaksikan serial satu ini.


Sumber : LI