Episode pertama di mulai dengan penampilan Kang Seok-ho (Kim So-roo) seorang advokat miskin yang tinggal di kantornya yang super jorok, dia mendapat panggilan dari Byungmoon High School, sekolah menengah dengan reputasi rendah dan juga terkenal dengan para pelajarnya yang bandel., dan kini terancam mengalami kebangkrutan, karena bangunan sekolah Byungmoon ternyata sudah dibeli sama perusahaan lain, yaitu perusahaan Wangbong Construction, yang bakalan ngerubah secara keseluruhan bangunan sekolah.
Dengan reputasi seperti itu sekolah ini hanya punya 2 pilihan yaitu lokasinya dipindahkan atau sekalian saja ditutup. Seok-ho tahu kalo hal ini tidaklah mudah, tapi dia berusaha memeriksa secara terperinci administratif sekolah ini. Walopun udah tau hasilnya ni sekolah harus ditutup tapi Seok-ho ga langsung memberitahukan hasilnya, Seok-ho mengumumkan kepada para guru bahwa hasilnya bakal disajikan besok saat pertemuan dewan sekolah.
Satu-satunya guru yang kaget dengan berita ini hanya Han Soo-jung (Bae Doo-na), seorang guru yang terkenal sangat care sama murid - muridnya. Dengan tegas Han bilang sama Seok-ho kalo murid- muridnya ga bisa dipindahkan ke tempat lain walo kondisi sekolahnya seperti itu.
Sekolah Byungmoon ini ternyata dipimpin oleh direktur baru, Jang Mari, ni cewek bisa jadi direktur karena dulu ayahnya adalah kepala sekolah sekaligus merupakan direktur Byungmoon Construction. Jujur aja ni cewek sebenernya sama sekali ga tertarik sama dunia pendidikan, so ketika Seok-ho meminta waktu 1 tahun buat mulihin kembali kondisi sekolah, terang aja Mari menolak.
Seok-ho menjelaskan beberapa metode agar sekolah ini ga sampe ditutup, yang pertama kali harus dilakuin tentu saja Mari harus mau mengatur pendokumentasian, keseimbangan, surat kontrak, dan adanya evaluasi yang terdiri dari advokat, akuntan, akuntansi pajak. Dengan adanya tertib administrasi ini diharapkan sekolah bisa bangkit kembali. Mari tertawa mendengar penjelasan yang menurutnya sangat ga masuk akal itu, dengan agak mencibir Mari bilang sekalian aja kirim pelajar - pelajarnya ke Universitas Chun Ha (saking ni masalah berat banget kali ya he4x) coz masuk ke Universitas tersebut lumayan susah n perlu kerja keras juga.
Di depan teman-temannya, Baek-hyun (Yoo Seung-ho) pelajar yang selalu bolos, bilang kalo dirinya ketahuan bolos lagi sama gurunya, Baek ngasih alasan ke temen - temennya kalo dia ketiduran, padahal keterlambatannya kali ini dikarenakan dia sibuk cari tempat baru untuk tinggal.

Seok-ho memanggil 1 orang pelajar untuk membantunya saat pertemuan dewan sekolah, kalo berhasil maka sang murid bakal dikasih uang 50.000 won. Mari merasa geli mendengarnya, karena dia tahu para pelajar di sini sama sekali tidak ada yang pintar.
Seok-ho mengelak dengan mengatakan bahwa anak-anak orang kaya bisa lebih pandai bukan karena uang mereka, tapi karena mereka di beri kesempatan untuk lebih baik belajarnya. So Seok-ho berencana melatih secara khusus 5 pelajar dan nantinya bakal dikirim ke Universitas Chun Ha.
Guru Soo-jung (Bae Doo-na) meskipun merasa ga mungkin banget pelajar dari sekolah ini bisa nembus Universitas Chun Ha tapi dia berniat buat ikut gabung dengan seok-ho untuk mewujudkan mimpinya.
Akhirnya mau ga mau Mari menyetujui usulan Seok-ho dengan dua syarat, pertama dalam tiga hari lima pelajar yang akan di beri kelas khusus harus sudah terkumpul, kedua dia harus mampu menaikkan nilai mereka pada saat ujian di bulan juni, jika gagal, Seok-ho harus tinggalkan sekolah.
Seok-hopun menanda tangani perjanjian tersebut dan diminta untuk merahasiakan perjanjian ini karena takut akan memberi tekanan pada murid - muridnya. Kemudian Mari memperkenalkan sang guru baru untuk kelas khusus tersebut di depan semua murid.

Seok-ho : “Jika kalian terus berada di jalan ini, kalian akan ketinggalan dan bakal tertipu sepanjang hidup kalian bahkan sampai mati. Hidup di masyarakat ini, tentu saja ada aturan mainnya. kalian harus hidup dengan aturan mereka. kalian pikir siapa yang membuat aturan ini? tentu saja orang yang pintar. Hukum, sistem pendidikan, sistem keluarga, pajak, anggaran, sistem upah — hanya pemuda pintar yang bisa membuat hidup mereka nyaman. pemuda pintar biasa menggunakan aturan ini agar bisa tetap tinggal dan punya kehidupan yang baik. untuk orang bodoh seperti kalian, yang ga pernah memakai otak untuk perjuangan, kalian bakalan jauh tertinggal dan pada akhirnya bakal dikalahkan oleh orang - orang pintar. ”
Mendengar kata - kata yang cukup pedas ini tentu saja para pelajar tersinggung, walopun begitu mereka masih mau menyimak. Tiba - tiba terdengar pertanyaan di sela - sela tawa, “lalu, selanjutnya kamu mau mengatakan apa lagi? ! ”
Merasa pernyataannya mendapat respon yang diharapkan, Seok-ho langsung menjawabnya dengan lantang “Jika kalian tidak ingin menjadi korban orang - orang pintar itu , hanya satu yang bisa kalian lakukan, yaitu belajar! ”
Mendengar jawaban Seok-ho yang menganjurkan agar mereka harus belajar keras dan masuk ke universitas Chun ha, membuat seorang pelajar menerobos ke depan. Sebuah bola basket dilemparkan ke podium dan hampir saja mengenai kepala seok-ho. Ternyata pelakunya adalah Baek-hyun, sambil mencemooh, berkata “jadi apakah kamu juga berasal dari universitas Chun ha? Apakah Chun ha yang memberi kamu makan? Apakah kamu begitu mencintai universitasChun ha? ”
Dengan tenang Seok-ho menjawab bahwa dia tidak berasal dari Chun ha , bahkan sama sekali tidak suka Chun ha, dia juga benci dengan pemuda yang penuh percaya diri karena mereka datang dari Chun ha. Tetapi pelajar ini punya kesempatan untuk masuk Chun ha agar mereka tidak ketinggalan.
Tapi Baek-hyun masih belum puas, karena dia pikir anak-anak disini juga mengetahui hal itu. Kebanyakan para pelajar yang sekolah disini berasal dari keluarga yang broken home. beberapa di antara mereka bahkan harus dengan susah payah mencari uang. Baek-hyun meminta Seok-ho untuk cepat menghilang saja dari hadapan mereka, ucapannya ini kontan saja di sambut sorak - sorai temen - temennya.
Subtitle Episode 1
Cre : Dramabeans, Indowebster





No comments:
Post a Comment